On the Path Towards the Light

Blog EntryJakarta Kota Kedua Termahal di AseanJul 25, '08 3:02 PM
for everyone
Artikel yang menarik. Salam untuk Mas Adi KSP =)

Biaya hidup
Jakarta Kota Kedua Termahal di ASEAN
Jumat, 25 Juli 2008 | 01:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Jakarta merupakan kota kedua termahal di kawasan ASEAN, setelah Singapura, dalam hal gaya hidup. Menyusul setelah itu Ho Chi Minh City (Vietnam), Bangkok (Thailand), Kuala Lumpur (Malaysia), dan Manila (Filipina). Demikian hasil survei Mercer, Worldwide, tentang biaya hidup kota besar 2008 yang diumumkan hari Kamis (24/7).

Di tingkat global, Jakarta berada di urutan ke-82, sementara Singapura di posisi ke-13 kota-kota termahal di dunia. Adapun Manila di urutan ke-110, Kuala Lumpur (106), Bangkok (105), dan Ho Chi Minh (100).

Menurut Business Leader Information Product Solutions Mercer Indonesia Mutiarawaty Thaher, biaya hidup yang relatif tinggi bisa memengaruhi tingkat kompetitif Jakarta sebagai lokasi investasi. Jakarta mengalami kenaikan dalam biaya kebutuhan hidup, pendidikan, dan tarif jalan tol selama satu tahun terakhir. Akibatnya, terjadi peningkatan di semua indeks biaya hidup (dibandingkan dengan New York). Namun, Jakarta turun 27 tingkat dari posisi ke-55 menjadi ke-82 pada pemeringkatan tahun 2008. Hal ini mungkin menjadi indikasi lonjakan pertumbuhan, juga kenaikan tingkat inflasi, yang dialami kota-kota besar lainnya di
dunia.

Survei Mercer ini melibatkan 143 kota di dunia dan mengukur biaya perbandingan harga 200 jenis barang di setiap lokasi, termasuk perumahan, transportasi, sandang, pangan, peralatan rumah tangga, serta hiburan. Survei biaya hidup yang komprehensif ini dipakai untuk membantu perusahaan multinasional serta pemerintah dalam menentukan santunan biaya hidup pegawai ekspatriat.

Manajer Riset Mercer, Yvonne Traber, mengatakan, kondisi pasar sekarang ini mengacu kepada pelemahan dollar AS, dibarengi penguatan euro dan mata uang lainnya. Kondisi ini mengakibatkan perubahan pada pemeringkatan tahun ini. Meski kota-kota di Eropa Barat dan Asia secara tradisi memang mahal, kota-kota di Eropa Timur, Brasil, dan India merambat naik dalam daftar. Sebaliknya, sejumlah kota seperti Stockholm dan New York justru kelihatan tidak mahal.

"Riset kami memastikan adanya kenaikan harga pada beberapa jenis bahan pangan dan bahan bakar meskipun kenaikan itu tidak konsisten di semua kota," kata Marketing dan Public Relations Manager Mercer Indonesia Rini Firdaus.

Sebagian diimbangi dengan penurunan harga beberapa jenis komoditas seperti barang elektronik. Hal ini disebabkan nilai impor yang lebih murah, terutama dari China dan makin canggihnya teknologi," kata Rini Firdaus.

Survei ini menunjukkan pula, Tokyo, Jepang, menjadi kota di Asia yang termahal, menyusul Seoul dan Hongkong. (KSP)

yorgigusman wrote on Jul 25
sadly, kita termasuk yang paling mahal bukn hanya karena tingginya biaya hidup. Tapi juga karena gampang terpengaruh sama pergerakan US dollar
sisyphuswashappy wrote on Jul 26
belum ke jayapura ni yang riset
ouijaboard wrote on Jul 26
esutoru said
Jakarta mengalami kenaikan dalam biaya kebutuhan hidup, pendidikan, dan tarif jalan tol selama satu tahun terakhir.
bener nih, baru 2 hari udah abis 100rb aja...coba kl gua hidup di fak-fak atau wonogiri mungkin 100rb bs buat seminggu..
berrykikuk wrote on Jul 27
waah jadinya sekarang medika dalam sehari hanya menghabiskan 50rb saja neh, nda?
Comment deleted at the request of the author.
ouijaboard wrote on Jul 28
ck ck ck....sejak galau, otak lu selangkangan mulu Ber.
pelukislangit wrote on Jul 31
Eh, Fakfak bisa jadi lebih mahal ketimbang Jakarta kali ya? Kan di situ semuanya mahal, friend. Bisa jadi. Cuma, bisa survive di Jakarta, berarti bisa survive di kota2 di bawahnya kali ya? Sinjing, tetep aja keluar negeri mahal!
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help